Ilustrasi - Warga menyiapkan kuda untuk mengikuti babak semifinal kejuaraan kuda tradisional Gayo di lapangan HM Hasan Gayo, Blang Bebangka, Aceh Tengah, Aceh, Sabtu (13/6/2026). Pacuan kuda tradisional yang diikuti 122 ekor kuda dari Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues diselenggarakan sebagai bentuk solidaritas untuk Gayo, Gayo pulih-Gayo bangkit yang terpuruk akibat bencana alam hidrometeorologi akhir November 2025. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc. (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA) Jakarta (ANTARA) - Pernah melihat kuda seperti sedang terlelap tetapi tetap berdiri? Pemandangan tersebut memang cukup unik dan sering membuat orang bertanya-tanya, apakah kuda memang bisa tidur sambil berdiri?
Jawabannya, benar. Kuda memang bisa tidur dalam posisi berdiri. Kemampuan tersebut merupakan salah satu keunikan kuda yang berkaitan dengan sistem anatomi tubuhnya.
Kuda memiliki mekanisme pada kaki yang disebut stay apparatus. Mekanisme ini memungkinkan kuda mengunci atau menstabilkan posisi kakinya sehingga dapat tetap berdiri tanpa harus terus-menerus menggunakan banyak tenaga otot.
Kemampuan tersebut membuat kuda dapat beristirahat dalam posisi berdiri. Posisi ini juga memungkinkan mereka lebih mudah bereaksi apabila terjadi gangguan di sekitarnya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, bukan berarti kuda selalu tidur sambil berdiri. Kuda juga membutuhkan tidur dalam posisi berbaring untuk mendapatkan tahap tidur tertentu, termasuk tidur REM (rapid eye movement).
Menurut American Association of Equine Practitioners (AAEP), kuda biasanya beristirahat dengan beberapa cara, mulai dari berdiri hingga berbaring. Kuda dewasa umumnya tidur sekitar dua hingga lima jam dalam sehari, meski durasinya dapat berbeda tergantung usia dan kondisi masing-masing.
Saat tidur ringan, kuda dapat terlihat berdiri dengan mata terpejam dan salah satu kaki belakang dalam posisi lebih rileks. Pada kondisi tersebut, mekanisme stay apparatus membantu tubuh tetap stabil.
Sementara itu, ketika membutuhkan tidur yang lebih dalam, kuda harus berbaring. Anak kuda biasanya membutuhkan waktu tidur lebih banyak dibandingkan kuda dewasa dan lebih sering berbaring.
Menariknya, kuda juga cenderung tidur dalam beberapa periode singkat daripada tidur panjang sekaligus. Pola tersebut berkaitan dengan sifat alami kuda sebagai hewan mangsa.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Meski dapat tidur sambil berdiri, kuda tetap membutuhkan tempat yang aman dan nyaman untuk berbaring. Jika kuda tidak mendapatkan kesempatan berbaring dalam waktu lama, kualitas istirahatnya dapat terganggu.
Jadi, anggapan bahwa kuda bisa tidur sambil berdiri memang benar. Namun, kemampuan tersebut bukan berarti kuda tidak pernah tidur sambil berbaring. Keduanya merupakan bagian dari pola istirahat kuda yang berbeda.
Kemampuan berdiri saat beristirahat juga bukan berarti kuda dapat terus terjaga sepanjang waktu. Sama seperti hewan lainnya, kuda tetap membutuhkan tidur yang cukup untuk menjaga kondisi tubuhnya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Sumber Rujukan Berita Resmi: antaranews.com (https://www.antaranews.com/berita/5695948/benarkah-kuda-tidurnya-berdiri-berikut-ulasannya)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
✍️ Tulis Komentar