🔥 INFO RESMI
🚀 JASA PEMBUATAN WEBSITE PROFESIONAL (Mulai 700 Rb, 1–3 Hari Jadi)  •  🤝 Komisi Reseller Website 15% (Rp 105rb s/d Rp 375rb+)  •  📰 Tulis Artikel Berita dapat Rp 2.000 / 1.000 views  •  🎬 Join Campaign Clipper dapat Rp 2.000 / 1.000 views  •  🎁 Bonus E-Book Bisnis & 7 Creator Tools Gratis  •  Lihat Paket Jasa →  •  Pelajari Marketing Plan →  •  Daftar Member Gratis → 🚀 JASA PEMBUATAN WEBSITE PROFESIONAL (Mulai 700 Rb, 1–3 Hari Jadi)  •  🤝 Komisi Reseller Website 15% (Rp 105rb s/d Rp 375rb+)  •  📰 Tulis Artikel Berita dapat Rp 2.000 / 1.000 views  •  🎬 Join Campaign Clipper dapat Rp 2.000 / 1.000 views  •  🎁 Bonus E-Book Bisnis & 7 Creator Tools Gratis  •  Lihat Paket Jasa →  •  Pelajari Marketing Plan →  •  Daftar Member Gratis →
punyalink.id
10 negara dengan hutan terluas di dunia, Indonesia nomor 8
Gaya Hidup

10 negara dengan hutan terluas di dunia, Indonesia nomor 8

Foto udara kawasan hutan lindung Jayagiri di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (16/62023). Data dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mencatat, Indonesia menjadi negara kedelapan yang memiliki hutan terluas di dunia dengan luas mencapai 92 juta ha yang diharapkan mampu menyerap emisi karbon dari persoalan iklim secara global. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/agr) Jakarta (ANTARA) - Indonesia menempati peringkat kedelapan dalam daftar negara dengan wilayah hutan terluas di dunia berdasarkan Global Forest Resources Assessment (FRA) 2025 yang diterbitkan Food and Agriculture Organization (FAO).

FAO mencatat luas hutan dunia pada 2025 mencapai sekitar 4,14 miliar hektare, atau sekitar sepertiga dari total daratan bumi. Sebanyak lebih dari separuh kawasan hutan dunia terkonsentrasi di lima negara, yakni Rusia, Brasil, Kanada, Amerika Serikat dan China.

Berikut 10 negara dengan wilayah hutan terluas di dunia berdasarkan data FRA 2025.

Rusia menjadi negara dengan wilayah hutan terluas di dunia, yakni sekitar 832,63 juta hektare. Luasan tersebut setara sekitar 20,1 persen dari total hutan dunia.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kawasan hutan Rusia banyak berupa hutan boreal yang membentang luas di wilayah Siberia. Besarnya wilayah negara tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Rusia memiliki kawasan hutan terbesar secara global.

Brasil berada di posisi kedua dengan luas hutan sekitar 486,09 juta hektare atau sekitar 11,7 persen dari hutan dunia.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sebagian besar kawasan tersebut berada di wilayah Amazon yang menjadi salah satu ekosistem hutan tropis terbesar di dunia. Data FRA 2025 menunjukkan sekitar 97 persen hutan Brasil berada dalam domain iklim tropis.

Kanada menempati urutan ketiga dengan luas hutan sekitar 368,82 juta hektare.

Kawasan hutan mencakup sekitar 41 persen wilayah daratan Kanada. Negara tersebut juga memiliki kawasan hutan primer yang cukup besar, dengan sekitar 54 persen dari total hutannya dikategorikan sebagai hutan primer dalam data FRA 2025.

Amerika Serikat berada di peringkat keempat dengan luas hutan sekitar 308,90 juta hektare.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kawasan hutannya tersebar di berbagai wilayah dengan karakteristik ekosistem yang berbeda. Data FRA 2025 mencatat hutan mencakup sekitar 34 persen dari wilayah daratan Amerika Serikat.

China berada di posisi kelima dengan luas hutan sekitar 227,15 juta hektare.

Data FRA 2025 menunjukkan luas hutan China mengalami peningkatan dalam beberapa dekade terakhir. Pada 1990, luas hutan tercatat sekitar 157,14 juta hektare dan pada 2025 mencapai sekitar 227,15 juta hektare.

Hutan China kini mencakup sekitar 24 persen dari wilayah daratannya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Republik Demokratik Kongo atau RD Kongo berada di urutan keenam dengan luas hutan sekitar 139,19 juta hektare.

Negara di Afrika Tengah tersebut merupakan salah satu pusat hutan tropis penting di dunia. Kawasan hutannya menjadi bagian dari Cekungan Kongo yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati tinggi.

Australia menempati posisi ketujuh dengan luas hutan sekitar 133,56 juta hektare.

Meskipun sebagian wilayah Australia didominasi kawasan kering, negara ini tetap memiliki kawasan hutan yang luas dan beragam, termasuk hutan eucalyptus serta sejumlah ekosistem hutan tropis dan subtropis.

Indonesia berada di posisi kedelapan dengan luas hutan sekitar 95,97 juta hektare.

Data FRA 2025 mencatat luas hutan Indonesia mencapai 95.969,3 ribu hektare, atau sekitar 95,97 juta hektare. Angka tersebut setara sekitar 2,3 persen dari total kawasan hutan dunia.

Hutan Indonesia mencakup sekitar 51 persen wilayah daratan. Dari keseluruhan kawasan hutan tersebut, sekitar 49 persen dikategorikan sebagai hutan primer.

Data Indonesia dalam FRA 2025 juga menggunakan definisi hutan sebagai kawasan dengan luas lebih dari 6,25 hektare, memiliki pohon yang dapat mencapai tinggi minimal lima meter dan tutupan tajuk lebih dari 30 persen.

India berada di peringkat kesembilan dengan luas hutan sekitar 72,74 juta hektare.

Kawasan hutan India tersebar di berbagai wilayah dengan kondisi geografis dan iklim yang beragam, mulai dari kawasan pegunungan hingga hutan tropis.

Peru menempati posisi kesepuluh dengan luas hutan sekitar 67,16 juta hektare.

Sebagian besar hutan Peru berada di kawasan Amazon. Posisi tersebut menjadikan Peru bersama Brasil dan negara-negara lain di Amerika Selatan sebagai salah satu kawasan penting bagi keberadaan hutan tropis dunia.

Posisi Indonesia dalam daftar tersebut menunjukkan besarnya kawasan hutan yang dimiliki Indonesia. Dengan sekitar 95,97 juta hektare, Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk dalam 10 besar negara dengan luas hutan terbesar di dunia.

Jika lima negara dengan hutan terluas, yaitu Rusia, Brasil, Kanada, Amerika Serikat dan China, digabungkan, luas hutannya mencapai sekitar 54 persen dari total hutan dunia. Sementara itu, 10 negara teratas menyumbang sekitar 66 persen dari keseluruhan kawasan hutan global.

FAO mencatat kawasan hutan dunia mencapai 4,14 miliar hektare pada 2025. Meski laju deforestasi global menunjukkan perlambatan dalam satu dekade terakhir, hutan dunia masih menghadapi berbagai tekanan.

Besarnya kawasan hutan juga membuat negara-negara tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati, menyimpan karbon dan mempertahankan fungsi ekosistem. Karena itu, luas hutan tidak hanya menjadi ukuran kekayaan sumber daya alam, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab pengelolaan dan perlindungannya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Sumber Rujukan Berita Resmi: antaranews.com (https://www.antaranews.com/berita/5711109/10-negara-dengan-hutan-terluas-di-dunia-indonesia-nomor-8)

Admin

Member penulis di Punyalink — Platform biolink & passive income Indonesia.

Lihat Profil Lengkap →
💬 Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

✍️ Tulis Komentar